polizeiLiputanIslam.com–Pemerintah di negara-negara besar Eropa meningkatkan keamanan untuk mencegah serangan teror di perayaan Tahun Baru mendatang. Ribuan polisi dan personel militer diturunkan untuk melindungi pusat-pusat keramaian di Paris, Berlin, Brussels, Madrid dan Roma.

Di Jerman, polisi menutup Pariser Platz square di depan Jembatan Brandenburg, salah satu monumen paling penting di Berlin. Hal itu dilakukan setelah terjadi serangan teror di pasar Natal Berlin pada minggu lalu. Area tersebut selain ditutup dengan beton, juga akan dilindungi oleh mobil-mobil baja.

“Setiap langkah dilakukan untuk mencegah aksi penyerangan,” kata juru bicara polisi Berlin, Thomas Neuendorf. Ia juga memberitahu bahwa beberapa polisi akan memegang senapan, sebuah langkah yang tak biasa dilakukan polisi Jerman.

Di kota Cologne, Jerman, di mana pernah terjadi pelecehan seksual dan perampokan terhadap 600 wanita selama Perayaan Tahun Baru kemarin, polisi menempatkan kamera CCTV baru untuk memonitor setiap gerakan.

Di bagian utara kota Milan, Italia, polisi melakukan pemeriksaan keamanan di sekitar Piazza del Duomo. Sementara di kota Naples dan ibukota Roma, kendaraan truk dilarang memasuki pusat-pusat kota.  Polisi dan terntara juag akan membawa senapan di sekitar situs-situs wisata di Roma, termasuk Colosseum.

Sementara itu, di Paris, Perancis, pihak kepolisian menurunkan tentara bersenjata yang berpatroli di sekitar Menara Eiffel, Arc de Triomphe, dan museum Louvre. Langkah ini dilakukan setelah terjadi serangan teror yang menyebabkan 130 orang meinggal pada November tahun lalu.

Negara-negara Barat tengah gencar diserang oleh aksi-aksi teror sejak beberapa tahun terakhir. Banyak pengamat menilai hal itu disebabkan penerapan kebijakan mereka yang salah terhadap terorisme di Timur Tengah dan Afrika Utara.  (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL