Ankara, LiputanIslam.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa ada “beberapa orang” yang menggelontorkan “uang yang serius” untuk mengubur isu pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

Khashoggi adalah mantan penasihat pengadilan kerajaan Saudi yang kemudian menjadi pengkritik keras Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Ia dibunuh dengan tragis oleh pasukan pembunuh Saudi setelah dipancing memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada tanggal 2 Oktober 2018 lalu.

Pejabat Turki adalah pihak yang pertama kali melaporkan pembunuhan itu.

Di dalam perhelatan KTT G20 di Jepang kemarin, Presiden Erdogan kembali menuntut Pangeran bin Salman untuk mengungkap pembunuh Khashoggi. Ia menilai bahwa ada beberapa detil pembunuhan yang masih disembunyikan.

Erdogan mengatakan tim beranggotakan 15 orang dan tiba di Istanbul sebelum pembunuhan terjadi adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas kejahatan itu.

“Tidak perlu mencari pelakunya ke tempat lain,” kata Erdogan sambil meminta agar para pembunuh, yang dikirim Direktorat Intelijen Umum Arab Saudi, diadili di Turki sebagai tempat kejadian perkara.

Mohammed Bin Salman dan sejumlah pembantu utamanya diduga mengetahui dan terlibat dalam perencanaan pembunuhan. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*