Istanbul, LiputanIslam.com—Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, memindahkan satu batu saja dari Yerusalem adalah suatu tindakan buruk, apalagi merelokasi kantor duta besar AS ke tempat tersebut.

Pernyataan itu ia lontarkan di Istanbul, Senin (8/05/2017), untuk merespon perdebatan atas rencana pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv.

“Rencana AS untuk merelokasi kedubes mereka adalah langkah yang sangat buruk dan harus dihentikan,” ucapnya.

Relokasi kedubes AS memang telah menjadi isu kontroversial dan menyebabkan kecaman dari seluruh kawasan Timur Tengah.

Dalam masa kampanye presiden tahun lalu, Presiden AS Donald Trump berjanji kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa dia akan mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Sementara pada awal bulan ini, Wakil Presiden AS Mike Pence mengumumkan bahwa Trump tengah memberikan “pertimbangan serius” atas pemindahan kedubes ini.

Orang-orang Palestina sendiri telah lama menolak langkah ini. Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) juga memperingatkan bahwa pemindahan kedubes akan menggagalkan resolusi konflik Palestina-Israel dan mendorong tindak ekstrimisme di kawasan tersebut. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL