ANZAC DAY GALLIPOLI TURKEYMelbourne, LiputanIslam.com — Enam tentara Angkatan Laut Australia dipecat dari pekerjaannya setelah terbukti mem-posting komentar anti-Muslim di Facebook. Dilansir dari laman worldbulletin.net, para marinir kedapatan berada dalam foto sedang menghina para imigran Muslim.

Wakil Kepala Angkatan Laut Australia Ray Griggs mengungkapkan, pada Selasa (8/4) waktu setempat, jika beberapa prajurit telah terbukti memublikasikan komentar yang tidak pantas di sosial media.

“Beberapa prajurit sudah dihentikan dari pekerjaannya atau diancam dengan pemecatan. Sementara lainnya akan mendapatkan hukuman disiplin atau sanksi administrasi,”ujarnya.

Australia merupakan salah satu negara barat yang menghadapi masalah sentimen anti-Islam. Tahun lalu Jaksa Agung Mark Dreyfus menyebut gerakan anti-Islam sebagai “tidak memiliki tempat di Australia”. Pernyataan ini dipicu oleh munculnya beberapa kelompok dan partai politik yang mengusung sentimen anti-Islam.

“Kita adalah negara yang percaya bahwa semua orang memiliki kebebasan, tidak peduli dengan latar belakang agamanya. Beberapa Walikota Greater Dandenong beragama Islam, Kristen, Yahudi dan Budha, dan saya bangga menjadi bagian dari masyarakat yang menjaga kesamaan dan kesempatan kepada semua individu. Multikulturalisme adalah bagian fundamental dari negara kita yang modern dan menjadi salah satu contoh di dunia,” kata Dreyfus.(ca/republika.co.id/riseupaustraliaparty.com).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL