Bahrain 3

Sumber foto: Press TV

Manama, LiputanIslam.com — Empat warga Bahrain terancam dijatuhi hukuman mati atas dugaan serangan yang menewaskan tiga polisi awal bulan ini, seperti yang dinyatakan oleh jaksa yang dikutip Press TV. Pada hari Minggu, jaksa Bahrain mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa empat orang telah “mengakui” keterlibtannya dalam ledakan yang menewaskan personel keamanan, AFP melaporkan.

Pada tanggal 3 Maret, tiga polisi tewas dalam serangan bom di desa Daih,  sebelah barat ibukota Manama, kata Kementerian Dalam Negeri Bahrain. Seorang petugas dari Uni Emirat Arab yang dikerahkan di negara Teluk Persia  tersebut, juga tewas dalam serangan itu.

Ledakan itu terjadi saat tentara Bahrain menyerang dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan ribuan orang yang berkumpul untuk meratapi kematian seorang aktivis anti – rezim di desa tersebut.

Sejak pertengahan Februari 2011, ribuan demonstran pro-demokrasi telah mengadakan banyak demonstrasi di jalan-jalan Bahrain, menyerukan kepada keluarga kerajaan al-Khalifa untuk melepaskan kekuasaannya.

Pada tanggal 14 Maret 2011, pasukan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menginvasi negara untuk membantu pemerintah Bahrain dalam tindakan keras terhadap demonstran damai. Menurut sumber setempat, puluhan orang telah tewas dan ratusan ditangkap.

Badan Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan bahwa di Bahrain, dokter dan perawat telah ditahan, disiksa, atau hilang karena mereka memiliki “bukti kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah, aparat keamanan, dan polisi” dalam melakukan penumpasan terhadap para demonstran anti – pemerintah. (LiputanIslam.com/af)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*