choSeoul, LiputanIslam.com — Seorang pejabat ekskutif maskapai Korean Air akhirnya mengundurkan diri setelah terjadinya “insiden kacang” yang menjadi pemberitaan luas media massa.

Heather Cho, Wakil Presdir dan sekaligus putri pemilik Korean Air, membuat penerbangan Korean Air dari New York menuju Incheon, Jumat (5/12), mengalami keterlambatan setelah ia meminta pilot untuk kembali ke terminal dan mengeluarkan kepala kabin pesawat setelah yang bersangkutan dianggap berbuat kesalahan dalam tugasnya.

Cho marah besar setelah seorang pramugari yunior menyajikan kacang di dalam tas dan bukannya di atas piring kecil sebagaimana seharusnya. Namun akibat ulahnya itu, ia dianggap telah melanggar peraturan penerbangan dan harus menjalani pemeriksaan oleh otoritas penerbangan Korea Selatan.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Selasa (9/12) petang, Cho telah mengundurkan diri menyusul insiden yang menghebohkan itu.

Korean Air telah menyatakan permohonan ma’af ke publik atas insiden itu, namun membela Cho dengan menyebutkan bahwa perintahnya itu telah mendapat persetujuan pilot. Mereka juga menyebutkan bahwa sebagai ekskutif perusahaan, Cho berhak melakukan tindakan terhadap anak buahnya. Namun pejabat otoritas penerbangan Korea menyebut bahwa saat itu Cho hanyalah penumpang biasa.

Saat ini otoritas penerbangan Korea tengah melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah Cho telah melakukan pelanggaran peraturan penerbangan yang bisa mengantarnya ke penjara jika terbukti.

“Meski ia seorang pejabat senior perusahaan itu, saat itu ia adalah seorang penumpang, maka ia harus bertindak dan diberlakukan sebagai seorang penumpang,” kata seorang pejabat penerbangan Korea kepada wartawan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL