Syrian Today

sumber foto: Press TV

Rakyat Suriah kembali menggelar demonstrasi massa di dekat ibukota Damaskus untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap tentara  Suriah dan mengutuk serangan teroris terhadap warga sipil.

Para demonstran menggelar iring –iringan pro- pemerintah di kota Saidnaya, mereka berkumpul di Municipality Square dan meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung tentara yang telah memerangi militan  yang didukung negara asing selama tiga tahun terakhir.

Para demonstran  menyerukan persatuan nasional di antara semua lapisan masyarakat Suriah dan bersikeras bahwa kepentingan nasional adalah yang paling utama sehingga mempertahankannya adalah tugas semua orang. Saidnaya adalah kota yang sedang diserang kelompok-kelompok oposisi bersenjata, yang merupakan rumah bagi sebuah biara kuno – sebuah situs ziarah bagi umat Kristen di seluruh dunia .

Sementara itu, tentara Suriah melancarkan serangan baru untuk merebut kembali kota Yabroud. Kota ini dianggap sebagai salah satu benteng pertahanan yang strategis militan di wilayah Qalamoun, yang terletak di dekat Damaskus.

Kekuatan Barat dan sekutu regional mereka – yaitu Qatar, Arab Saudi dan Turki merupakan pendukung militan yang beroperasi di dalam wilayah Suriah.

Dalam sebuah laporan yang dirilis pada bulan Desember 2013, Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi ( ICSR ) menyebutkan bahwa ada sekitar  3.300 hingga  11.000 militan yang berasal dari  70 negara yang berperang melawan pemerintah Suriah sejak akhir 2011 hingga 10 Desember 2013.

Delapan puluh persen dari militan asing berperang melawan pemerintah Suriah adalah orang Arab dan Eropa, sebagian besar berasal dari Prancis dan Inggris, ICSR menambahkan.

Sejak 2011, Suriah telah mengalami konflik mematikan yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 130.000 dan jutaan lainnya mengungsi. (LiputanIslam.com/presstv/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*