Tel Aviv helps ISIL in waging Iraq unrest: Politician

Sumber Foto: Al-Alam

Ramadi, LiputanIslam.com — Seorang politisi Irak mengatakan bahwa  negaranya kini larut dalam peperangan dengan kelompok teroris yang disponsori  oleh Arab Saudi dan rezim Israel. Mohammed Alauqili , dari State of Law Coalition dalam wawancara dengan Press TV mengungkapkan; “Tentara Irak sedang melakukan perang terbuka terhadap teroris.  Arab Saudi selain mengirim senjata, juga mengirim  teroris. Disamping itu, militan ISIL juga menggunakan senjata  berukuran kecil yang sepertinya merupakan buatan Israel.”

Pasukan keamanan Irak telah memerangi militan ISIS/ ISIL di kota Ramadi dan Fallujah di bagian barat Anbar,  Irak selama dua bulan terakhir. Alauqili juga memaparkan bahwa  perbatasan Irak dengan Arab Saudi telah menjadi rute utama untuk aliran senjata kepada teroris ISIS/ISIL.

Menurutnya, ISIS/ ISIL sedang mencoba untuk berperang di berbagai titik di wilayah Irak yang merupakan taktik untuk memecahkan kekuatan  tentara Irak, dan Israel membantu memuluskan strategi ISIS/ISIL.

Bentrokan  meletus di Anbar pada  Desember lalu ketika pasukan keamanan  melakukan proses ‘pembersihan’ atas sebuah kamp protes di Ramadi.  Pihak berwenang menyatakan bahwa kamp tersebut merupakan markas bagi pimpinan Al-Qaeda.

Pasukan Irak yang didukung oleh suku Sunni lokal untuk memerangi militan ISIS/ ISIL di Provinsi Anbar. Pertumpahan darah tersebut kemudian menyebar ke Fallujah dan menurut PBB , lebih dari 370.000 orang kini terlantar akibat konflik bersenjata  mematikan di Anbar. (LiputanIslam.com/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL