ali-awad-assiriBeirut, LiputanIslam.com — Dubes Saudi untuk Lebanon Ali Awad Assiri dilaporan telah meninggalkan Lebanon setelah terjadinya serangan yang dilakukan kelompok militan wahabi terhadap kepala keamanan Lebanon, Jumat (20/6).

Sebagaimana laporan Press TV dengan mengutip kantor berita IRNA, Sabtu (21/6), Ali Awad Assiri meninggalkan Beirut setelah aparat keamanan Lebanon menangkap puluhan anggota kelompok militan yang diduga terkait dengan serangan tersebut.

Di antara yang ditangkap itu berkebangsaan asing, termasuk Saudi hingga Perancis. Mereka mengingat di beberapa hotel di distrik Al Hamra, Beirut.

Menurut keterangan Menteri Dalam Negeri Lebanon Nahad al-Mashnouq, proses interogasi masih berlangsung terhadap para tersangka dan ia menjamin mereka yang tidak terlibat, akan dilepaskan.

Menyusul terjadinya serangan, dubes AS di Lebanon membatalkan pertemuan dengan Menlu Lebanon Gebran Bassil, dan pemerintah Perancis menghimbau warganya di Lebanon untuk menghindari kegiatan di luar ruangan.

Setidaknya 2 orang tewas dan 30 orang terluka oleh serangan bom atas sebuah pos keamanan di jalan raya yang menghubungkan Beirut-Damaskus, hari Jumat (20/6).

Bom meledak saat personil keamanan Internal Security Forces (ISF) tengah menggeledah sebuah mobil di pos penjagaan Dahr al-Baidar di Lembah Bekaa.

Kelompok “Free Sunnis of Baalbek Brigade” yang merupakan bagian dari kelompok teror takfiri mengaku bertanggungjawab atas serangan itu.

Serangan tersebut diyakini ditujukan kepada kepala keamanan Lebanon Abbas Ibrahim, namun gagal melukainya karena yang bersangkutan terlambat tiba di lokasi tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL