Dubes Suriah untuk PBB, Bashar al-Ja’afari. Sumber: Presstv

Damaskus,LiputanIslam.com—Dubes Suriah untuk PBB, Bashar al-Ja’afari menegaskan Dataran Tinggi Golan akan selalu menjadi bagian integral wilayah Suriah, sambil mengisyaratkan upaya buruk Washington dan Tel Aviv untuk menepis kenyataan ini.

Pada sesi pertemuan DK PBB Senin (28/10) kemarin, diplomat Suriah itu menyebut pemerintah Damaskus memiliki hak untuk kembali mengendalikan wilayah pegunungan yang kini dijajah oleh Israel itu.

“Membebaskan Golan dan mengembalikannya sesuai dengan putusan PBB tahun 1967 akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah Suriah,” ucapnya.

Rezim Israel telah lama mendesak Amerika untuk mengakui penjajahan Israel di Dataran Tinggi Golan dan mengklaim wilayah itu sebagai bagian dari wilayah Israel.

Baca: ‘Masa Depan Suriah Hanya Berhak Ditentukan oleh Rakyatnya’

Pada 25 Maret lalu, Presiden AS Donald Trump telah menandatangani sebuah dekrit yang sejalan dengan kepentingan Israel di Golan. Dekrit ini ditandatangani pada awal pertemuan dengan PM Benjamin Netanyahu di Washington.

Langkah presiden Trump ini dibuat setahun usai dirinya mengakui wilayah Yerussalem al-Quds sebagai ibu kota baru Israel dan mulai memindahkan kedutaan Amerika untuk Israel ke daerah itu.

Langkah Trump mendapat perlawanan dari PBB yang telah berulang kali menegaskan kedaulatan Suriah terhadap Dataran Tinggi Golan. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*