polisi saudiRiyadh, LiputanIslam.com — Dua orang polisi Saudi Arabia tewas dalam insiden tembak-menembak yang terjadi di ibukota Riyadh, Rabu (8/4).

Mengutip keterangan pejabat kepolisian Saudi yang tidak disebutkan identitasnya sebagaimana dilaporkan media setempat, kantor berita Press TV menyebutkan bahwa kedua polisi tersebut tewas setelah kendaraan patroli mereka ditembaki oleh penembak dari dalam mobil yang melaju.

Kedua polisi tersebut teridentifikasi bernama Thamer Amran al-Mutairi dan Abdulmohsen Khalaf al-Mutairi. Sementara insidennya terjadi di sebuah distrik di timur ibukota.

Dalam sebuah insiden yang mirip bulan Maret lalu di ibukota, 2 orang polisi mengalami cedera.

Sebelumnya, pada hari Senin (6/4), seorang polisi Saudi bernama Majed bin Turki Al-Qahtani tewas dan 3 polisi lainnya terluka dalam operasi pembersihan terhadap kelompok-kelompok oposisi di kota Awamiya, Provinsi Qatif di timur Saudi Arabia yang mayoritas warganya adalah warga Shiah. Dua warga sipil juga mengalami luka-luka dalam peristiwa itu.

Serangan-serangan itu terjadi setelah Mendagri Saudi Pangeran Mohammad bin Nayef bin Abdulaziz Al Saud, pada tanggal 26 Maret, memerintahkan peningkatan keamanan di perbatasan-perbatasan Saudi dan fasilitas-fasilitas minyak Saudi setelah Saudi memutuskan melakukan serangan ke Yaman.

Pada tanggal 3 April dua tentara Saudi bernama Abdulrahman al-Qahtani dan Mohammed al-Harbi juga tewas dalam tembak-menembak dengan kelompok Ansarullah di perbatasan Saudi-Yaman. Ini menyusul tewasnya seorang tentara Saudi lainnya dalam tembak-menembak di perbatasan tanggal 2 April. 10 tentara Saudi lainnya terluka dalam insiden itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL