foto: tempo

Raden Nuh, foto: tempo

Jakarta, LiputanIslam.com — Dua admin akun intelejen gadungan Trio Macan yang kini meringkuk di tahanan akibat kasus pemerasan, dikabarkan terlibat baku hantam. Hari Koeshardjono, mengaku telah dianiaya oleh Raden Nuh. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Pol Hilarius Duha.

Hilarius mengatakan, Hari Koeshardjono sampai membuat laporan baru soal penganiayaan tersebut. Kasus penganiayaan oleh Raden Nuh kepada Hari Koeshardjono saat ini ditangani sendiri oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sejak kemarin, sel tahanan Raden Nuh dan Hari Koeshardjono juga telah dipisahkan.

Kasus pemerasan oleh Raden Nuh dan Hari Koeshardjono dilaporkan oleh pria bernama Abdul Satar. Hal tersebut berawal dari percakapan via BlackBerry Messenger antara Abdul Satar dan Hari Koeshardjono pada Agustus 2014. (Baca: Memeras, Admin Akun Trio Macan Ditangkap)

Pada percakapan tersebut, Hari meminta uang sebesar Rp 300 juta untuk menghapus salah satu kicauan di dalam akun Twitter @berantas3. Uang tersebut pun akhirnya diserahkan langsung oleh Abdul Satar kepada Raden Nuh di sebuah restoran di Tebet. Akan tetapi, kicauan tersebut tetap tidak dihapus. Hingga akhirnya, Abdul Satar melaporkan Raden Nuh dan Hari Koeshardjono kepada polisi.

Dikonfirmasi oleh Detik.com, pihak Raden Nuh membantah tudingan tersebut.

“Saya sudah konfirmasi ke Bang Raden, dan dia mengatakan bahwa dia tidak pernah memukul Harry Koes,” ujar Maulana Eryanda, kuasa hukum Raden Nuh saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 12 November 2014.

Maulana menyatakan, kliennya memang mengakui adanya keributan di dalam sel tahanan dengan Harry Koes. Menurut Maulana, keributan terjadi lantaran Raden emosi terhadap Harry Koes, yang dituduhnya telah menjebak Raden.

“Menurut Bang Raden, konflik ini disebabkan sama Harry Koes. Dan menurut Bang Raden juga, Harry Koes sudah disetting oleh Abdul Satar dan Trenggono,” jelas Maulana.

Akun twitter @TM2000Back, kini telah berhenti berkicau. Kicauan terakhir mereka tercatat pada 30 Oktober 2014.

Eng ing eeeng …jreeeeng jreeeeng!!” bunyi tweet terakhir yang dibuat oleh admin @TM2000Back. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL