wisata indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Turis-turis dari AS, Australia, Brazil, Jerman dan Jepang kini bisa mengurus dan mendapatkan visa setelah mereka tiba di India (visa on arrival) setelah skema pambatasannya diperpanjang.

Selain itu wisatawan dari 43 negara yang hendak ke India, kini tidak lagi harus mengantri di kantor konsulat India untuk mendapatkan visa, melainkan cukup dengan melakukan permintaan secara online dan mendapatkannya di bandara.

Itu adalah kebijakan-kebijakan baru yang dilakukan pemerintah India untuk mendorong kunjungan wisatawan asing ke negeri itu. Demikian BBC News melaporkan, Jumat (28/11).

India menerima 6,58 juta kunjungan wisata pada tahun 2012 lalu, jauh lebih kecil dibandingkan beberapa negara Asia lainnya seperti Thailand dan Malaysia. Menteri Pariwisata Mahesh Sharma menyebutkan, langkah-langkah itu diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan asing ke India.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi seluruh industri wisata India yang diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian,” katanya kepada BBC.

“Implementasi skema-skema ini akan memberikan tanda yang jelas bahwa India serius untuk membuat kunjungan ke India sebagai hal yang mudah.”

Selama ini India baru memberikan fasilitas “Visa on arrival” kepada 12 negara. Sebagian besar wisatawan di dunia harus menunggu berminggu-minggu untuk mengetahui apakah mereka diijinkan pergi ke India, setelah mengajukan permohonan visa di beberapa pusat pemprosesan visa.

Untuk menunjang program ini, 9 bandara bertaraf internasional di India telah dilengkapi fasilitas layanan “Visa on arrival” ini.

Perdana Menteri Narendra Modi menjanjikan peningkatan sektor pariwisata dalam masa kampanyenya beberapa waktu lalau.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL