ninjaTokyo, LiputanIslam.com — Jepang bermaksud memanfaatkan figur-figur paling terkenal dalam sejarah negara itu, yaitu ‘ninja’ untuk mendongkrak pariwisata negara itu.

Sebuah lembaga bernama ‘Dewan Ninja’ telah dibentuk oleh para kepala daerah di seluruh Jepang dengan para pegawainya mengenakan baju ninja, demikian sebagaimana dilaporkan Japan Times dan dilansir BBC News, Selasa (10/3).

Para pejabat berharap daya tarik ninja dapat menarik orang untuk datang ke Jepang.

“Ini adalah salah satu hal yang kami temukan setiap kali kami mempromosikan pariwisata kami di luar negeri,” kata Hiroshi Mizohata, mantan kepala biro pariwisata Jepang.

Dewan itu berharap pemerintah-pemerintah daerah dan badan-badan parisiwata untuk menempatkan figur-figur ninja di baris depan. Selain itu beberapa kegiatan yang berkaitan dengan ninja juga akan digelar.

“Melalui ninja, kami ingin membangkitkan kembali masyarakat kami,” kata Eikei Suzuki, gubernur Prefektur Mie, salah satu penggagas lembaga itu.

Prefektur Mie mencakup kota Iga yang dianggap sebagai asal muasal ninja dimana sebuah sekolah ninja yang terkenal berada. Universitas Mie bahkan menawarkan kursus tentang ninja yang salah satunya memberi pelajaran teknik berjalan tanpa terlihat.

Para ninja awalnya adalah kelompok pembunuh bayaran yang disewa oleh para penguasa pada abad 15 dan 16 sebelum Jepang bersatu menjadi satu negara kerajaan. Selain terlatih dalam seni bela diri dan ilmu menghilang, mereka juga memiliki kemampuan inteligen yang tinggi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*