umar khanMonrovia, LiputanIslam.com — Dokter yang memimpin perjuangan melawan wabah Ebola terburuk sepanjang sejarah, meninggal akibat virus tersebut pada Selasa (29/7). Sementara itu 2 orang dokter asal AS juga dinyatakan positif terjangkit virus mematikan ini.

Dokter Sheik Umar Khan disebut sudah mengobati lebih dari 100 pasien, mendampingi puluhan pekerja kesehatan lokal serta menyoroti bahaya yang dihadapi oleh staf yang mencoba untuk menghentikan penyebaran penyakit di seluruh Barat Afrika.

Dilansir dari Reuters, Rabu (30/7), Khan (39) yang dipuji sebagai “pahlawan nasional” oleh Departemen Kesehatan, telah dipindahkan ke bangsal perawatan yang dijalankan oleh badan amal medis Medecins Sans Frontieres di ujung utara dari Sierra Leone. Dia meninggal hanya kurang dari seminggu setelah ia didiagnosis, dan tak lama sebelum Presiden Ernest Bai Koroma tiba untuk mengunjungi pusat perawatannya di timur laut Kailahun.

“Ini adalah kerugian besar dan tidak dapat diperbaiki bagi Sierra Leone karena ia adalah satu-satunya spesialis yang dimiliki negara ini,” kata kepala medis Brima Kargbo.

2 Dokter asal AS Terinfeksi Virus Ebola

Sementara itu dua orang dokter asal AS positif mengidap virus ebola yang menulari mereka saat bekerja sebagai petugas kemanusiaan menangani wabah virus mematikan itu di Afrika barat.

Sebagaimana dilaporkan BBC hari Senin (28/7), Nancy Writebol, pekerja kemanusiaan yang bertugas di Liberia, dinyatakan positif mengidap virus ebola. Demikian pernyataan Serving in Mission (SIM), kelompok pekerja kemanusiaan yang bertugas di Liberia untuk menangani wabah virus ebola.

Writebol bekerja sebagai “personnel coordinator” SIM. Wanita asal Charlotte, Carolina Utara itu telah berada di Liberia sejak Agustus 2013 bersama suami dan 2 anaknya.

Sebelumnya pada hari Sabtu (26/7), Samaritan’s Purse, organisasi kemanusiaan yang bekerjasama dengan SIM, mengumumkan seorang dokternya, Kent Brantly, juga terjangkit penyakit yang sama.

Menurut WHO, Ebola diyakini telah menewaskan 672 orang di Guinea, Liberia dan Sierra Leone sejak wabah ini dimulai pada Februari.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL