obama chairNew York, LiputanIslam.com — Dewan Keamanan PBB, hari Rabu (24/9) menyetujui resolusi anti gerakan terorisme internasional yang dirancang AS.

Dalam resolusi tersebut disebutkan bahwa PBB “mengutuk bentuk-bentuk ekstremisme kekerasan, yang dapat memunculkan terorisme, kekerasan sektarian, dan tindakan-tindakan terorisme oleh teroris-teroris asing, dan menuntut semua pejuang teroris asing untuk segera menarik diri dari semua zona konflik dan menghentikan tindakan-tindakan terorismenya.”

Memimpin pertemuan DK PBB tersebut, Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa “resolusi bersejarah” ini menegakkan kewajiban-kewajiban baru bahwa semua negara harus mengikutinya demi mencegah para teroris mendapatkan senjata atau bergerak di wilayahnya. Demikian laporan RIA Novosti.

Obama juga menyerukan negara-negara untuk menyesuaikan perundang-undangan domestiknya dengan resolusi tersebut.

Obama menyebutkan beberapa poin penting dalam resolusi tersebut, termasuk kewajiban semua negara untuk berbagi informasi tentang pergerakan dan aktifitas para teroris. Ia juga menekankan pentingnya peran propaganda dalam gerakan terorisme.

Obama juga menegaskan bahwa AS akan “terus berusaha mencari solusi politik di Suriah” sehingga rakyat Suriah bisa hidup dengan aman dan damai.

Pada kesimpulannya Obama menegaskan bahwa tidak ada solusi militer yang ampuh untuk menumpas terorisme global. Untuk itu harus ada persatuan negara-negara dunia untuk melawan terorisme.

“Resolusi saja tidak akan cukup, janji-janji di atas kertas tidak akan menjaga keselamatan kita,” kata Obama.

“Semua komitmen yang Anda berikan dalam tugas penting ini akan mendapat dukungan kuat Amerika Serikat,” tambah Obama.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL