al australiaMelbourne, LiputanIslam.com — Sebuah pangkalan AL Australia di negara bagian Victoria telah ditutup sementara setelah ditemukannya bahan-bahan mencurigakan dalam sebuah inspeksi rutin.

Para staff AL Australia menemukan material itu di unit perumahan staff kapal perang HMAS Cerberus, demikian laporan BBC News mengutip keterangan media-media lokal, Kamis (16/10).

Otoritas keamanan Australia pun menetapkan zona pengamanan eksklusif sejauh 400 km di sekeliling pangkalan tersebut. Sementara seorang pelaut berusia 30 tahun telah ditangkap terkait kepemilikan bahan berbahaya itu.

Sejumlah anggota tim penjinak bom dan ahli bahan-bahan kimia pun dikirimkan untuk mengamankan benda tersebut sebelum akhirnya dinyatakan bukan sebagai ancaman segera yang berbahaya.

Pejabata kepolisian Victoria, Neil Paterson, mengatakan bahwa pangkalan telah dinyatakan aman dan tidak memiliki keterkaitan dengan terorisme di masa lalu.

“Tidak ada ancaman berbahaya yang segera berdasar material yang ditemukan, dan tidak seorang pun terancam keselamatannya di pangkalan ini,” kata Paterson.

Namun ia menambahkan bahwa polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan lebih jauh lagi keamanan material yang tidak disebutkan itu. Paterson hanya menyebutkan material tersebut tidak seharusnya berada di dalam pangkalan.

Kapal perang HMAS Cerberus berada 70 km tenggara kota Melbourne, di Pangkalan Laut Crib Point. Pangkalan seluas 1.517 hektar itu menjadi markas bagi sekitar 800 taruna angkatan laut, setiap saatnya.(ca).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL