interpolBali, LiputanIslam.com–The International Criminal Police Organization (Interpol) menolak permintaan Palestina untuk bergabung di organisasi antar-pemerintah tersebut setelah adanya tekanan oleh Tel Aviv.

Dalam konferensi di Bali, Indonesia, pada Selasa lalu, Interpol memutuskan untuk membicarakan keanggotaan  Palestina di pertemuan tahun 2017 di Beijing.

Minggu lalu, Menteri Luar Negeri Palestina, Ammar Hijazi, mengatakan negaranya sudah meminta bergabung ke Interpol  sejak setahun lalu, namun komite eksekutif badan tersebut menolak permintaan.

Badan yang menfasilitasi kerjasama polisi internasional itu saat ini memiliki  190 negara anggota.

Pada November 2012,  Majelis Umum PBB memutuskan untuk menaikkan status  Palestina dari “non-member observer entity” ke “non-member observer state” (negara peninjau non-anggota). Sejak saat itu, Palestina bergabung ke 54 organisasi dan perjanjian internasional, diantaranya Pengadilan Kriminal Internasional UNESCO. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL