no2isisBaghdad, LiputanIslam.com – Pertumpahan darah yang terjadi di Irak semakin menjadi-jadi.  Kelompok militan bersenjata kembali melakukan serangan pada kompleks perumahan di Baghdad, yang menewaskan 33 orang, 29 diantaranya adalah perempuan.

Pihak kepolisian Baghdad tidak mengungkapkan apa motif dibalik serangan di sekitar Zayounah (Bahgdad bagian timur) pada hari Sabtu malam, 12 Juli 2014, seperti laporan Press TV.

Menurut polisi Baghdad, ketika mereka datang di lokasi kejadian, mereka melihat darah mengalir dimana-mana dan penghuni rumah tersebut telah tewas. Mayat mereka ditemukan terkapar di lantai, di sofa, dan seorang wanita yang nampaknya  mencoba bersembunyi  di lemari dapur juga ditembak mati.

Krisis Irak semakin meningkat pasca jatuhnya kota Mosul ke tangan kelompok militan Daulah Islam Irak dan Suriah atau ISIS pada bulan Juni lalu. Setelah Mosul, ISIS bertekad untuk mengambil alih Baghdad. Dari laporan PBB, 1,2 juta orang Irak terpaksa mengungsi.

Di Mosul, ISIS mendeklarasikan “Daulah Islam” atau kekhilafahan, dan meminta kepada semua umat Muslim di dunia untuk berbaiat (janji setia) kepada pemimpin mereka yaitu Abu Bakar al-Baghdadi.  Hanya saja, yang didapat justru kecaman dari berbagai tokoh Islam.

Media-media mainstream di seluruh dunia menyebutkan bahwa krisis Irak berlatar belakang sekterian, yaitu adanya pertikaian antara kelompok Sunni dan Syiah. Dalam pemberitaan, ISIS disebut sebagai “militan Sunni” yang berperang melawan Tentara Syiah. Kevin Barret, seorang pengamat politik dalam analisisnya pernah menyebutkan, bahwa menyebut ISIS sebagai “Sunni” merupakan fitnah terhadap Sunni itu sendiri. Mengapa?

Karena Sunni bermakna “yang mengikuti tradisi/ sunnah-sunnah Rasulullah Saw” dan perilaku brutal yang dilakukan ISIS seperti menebar teror, membantai,  dan menghancurkan insfraturuktur, sama sekali bukan sunnah-sunnah yang dicontohkan oleh  Nabi Muhammad Saw  (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL