brennanWashington, LiputanIslam.com — Direktur CIA John Brennan, mengaku telah pergi ke Ukraina untuk berbicara dengan para pejabat Ukraina dan menolak menyebut Rusia sebagai musuh melainkan “kekuatan besar”.

Dalam wawancara acara talkshow “Fusion” yang dipandu host Jorge Ramos, Brennan mengaku berkunjung ke Ukraina pertengahan April lalu.

“Saya ke sana untuk berinteraksi dengan partner dan teman kami di sana. Saya berjalan-jalan di Kiev, juga ke Lapangan Maiadan dan melihat jejak yang ditinggalkan dari perjuangan rakyat Ukraina untuk meraih kebebasan dan kemerdekaan,” kata Brennan.

Kunjungan Brennan itu sendiri sempat menjadi isu panas. Rusia menuduhnya sebagai provokator dan menuntut penjelasan resmi AS atas kunjungan tersebut. Sementara presiden Ukraina terpilih yang digulingkan, Victor Yanukovich menuduh Brennan telah mempengaruhi rezim Ukraina di Kiev untuk melancarakan operasi militer di Ukraina timur.

Sampai saat ini CIA tidak mengeluarkan pernyataan apapun terkait kunjungan Brennan tersebut, namun Jubir Kemenlu AS Jay Carney membenarkannya. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagia bagian dari kunjungan ke negara-negara Eropa.

Kepada Ramos Brennan menyebut “situasi Ukraina harus diperhatikan” dan “AS bertekad untuk membantu rakyat Ukraina untuk menentukan masa depannya sendiri”.

“Kami di CIA bisa bekerjsama dengan partner-partner kami di Ukraina dan area-area lain untuk memberi mereka informasi, kemampuan yang mereka butuhkan untuk untuk memberikan keamanan dan kestabilan ke negara mereka,” kata Brennan.

Brennan bukan satu-satunya pejabat Amerika ke rajin berkunjung ke Ukraina, sejak negara itu dilanda aksi-aksi demonstrasi menentang Yanukovych dan setelahnya. Asisten Menlu Victoria Nuland 2 kali berkunjung ke Ukraina bersama beberapa pejabat tinggi AS dan Uni Eropa hingga Rusia pun mengecam mereka telah “campur tangan” dalam urusan internal Ukraina.

Tentang Rusia sendiri, dalam wawancara itu Brennan menyebut Rusia sebagai “kekuatan besar”.

“Itu (Rusia) adalah negara dengan pengaruh besar, khususnya di di bagian dunia itu (Ukraina),” kata Brennan.(ca/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL