eu-diplomatGaza, LiputanIslam.com–Duta-duta besar dari belasan negara Uni Eropa meminta Israel mengakhiri blokadenya di Jalur Gaza.

Kepada delegasi Uni Eropa, Ralph Tarraf, mengatakan penghentian itu akan “membawa perubahan politik, keamanan dan ekonomi” di kawasan tersebut.

Sejak Juni 2007, kepungan Israel di Jalur Gaza  telah menyebabkan menurunnya kualitas hidup, naiknya angka pengangguran dan kemiskinan orang Palestina.

Pada September lalu, Bank Dunia merilis laporan  mengenai kondisi buruk ekonomi Palestina. Mereka juga mengkritisi tindakan restriktif Israel yang memperlambat pertumbuhan finansial di Palestina.

Berdasarkan laporan tersebut,  hanya 10,7 persen dari 11.000  rumah yang dibangun kembali setelah dihancurkan dalam perang Israel. Sementara kini, sekitar 50 persen rumah mengalami kerusakan parah dan masih menunggu perbaikan. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL