lamborghini hotmanJakarta, LiputanIslam.com — Kecelakaan yang melibatkan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea hingga menewaskan sopir truk pada Ahad pagi, 5 Oktober 2014 di Jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 17, Jakarta Utara, menjadi topik panas di media sosial. Netizen mempertanyakan berbagai kejanggalan yang terjadi terkait kecelakaan tersebut. (baca: Kecelakaan, Lamborghini Hotman Ringsek)

Berikut ini adalah protes dari Faris al-Habsy, yang disebarkan masif oleh Facebooker. Hingga berita ini diturunkan, postingannya telah dibagikan hingga 358 kali;

Berita yang beredar di media massa menyatakan bahwa truk pecah ban, kemudian terguling dan menabrak mobil Lamborgini milik Hotman Paris Hutapea, dan sopir truk meninggal dunia. Apakah Anda percaya?

1. Jika truk menabrak atau ditabrak Lamborghini, maka seharusnya Lamborghini tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah. Namun anehnya, kaca Lamborghini sama sekali tidak pecah.

2. Jika truk mengalami ban pecah atau terguling, tentu mobilnya akan rusak dan diderek. Lalu, apakah Anda melihat gambar truk terbalik? Anehnya lagi, ada dongkrak di sekitar truk.

3. Jika terjadi tabrakan, maka akan ada kerusakan di kedua pihak, tapi faktanya, kerusakan truk nyaris tak berarti.

4. Jika truk terguling dan mengakibatkan sopirnya tewas, mengapa mayatnya berada di luar truk?

5. Perhatikan saja kap Lamborghini, ada bercak darah. 

Jangan lagi orang kecil dizalimi, dan orang kaya selalu dibela. Katakan saja bahwa Hotman mengendarai Lamborghini dengan kecepatan tinggi dan menabrak sopir truk yang sedang mengganti ban truknya yang pecah.

Versi saksi mata menyatakan, Lamborghini yang dikendarai Hotman Paris menabrak truk, hingga sopir truk yang tengah berhenti di jalan tol untuk mengganti bannya, terpelanting dan tewas.

Namun polisi justru mengatakan, sopir truk itu meninggal dunia, karena ban truk pecah, sehingga truk terbalik, dan sang sopir meninggal. Artinya sopir meninggal bukan karena Lamborghini , tapi karena ban truknya pecah .

Ayo media dan siapa saja yang menyaksikan kecelakaan tadi pagi, ayo kita semua bantu keluarga sopir truk tadi untuk mendapatkan keadilan. Jangan sampai karena yang nabrak kaya raya dan pengacara kondang , sehingga kasus ini menguap begitu saja.

Saksi kunci lainnya adalah kernet truk, namun ia luka ringan dan masih dirawat di RS. Tapi saya khawatir sang kernet ditekan habis, sehingga tidak berani bicara yang sebenarnya.

Tiga Versi Kecelakaan Maut

Kejanggalan lainnya, kronologis kecelakaan yang beredar sendiri beredar dalam 3 versi. Masing-masing pihak memiliki cerita yang kontradiski satu sama lain.

Pihak Tol Wiyoto Wiyono. Petugas tol PT Citra Marga Nusapala Persada (CMNP) Ancol, Arman, mengatakan bahwa sopir truk yang kecelakaan di kawasan Ancol itu tewas akibat ditabrak Lamborghini yang melaju kencang.

“Sopir truk saat kecelakaan, ia keluar dari truk lalu ditabrak oleh Lamborghini yang melaju kencang. Setelah menabrak, mobil mewah tersebut kabur,” terang Arman saat dikonfirmasi, Minggu (5/10/2014) seperti dilansir Detikcom.

Versi Hotman Paris Hutapea. Ia membantah menabrak dan menewaskan sopir truk, justru sebaliknya, ia mengaku menjadi korban.

Gue ini malah jadi korban. Mobil gue ditabrak. Jadi nggak benar kalo gue nabrak sopir. Gue malah nggak bersentuhan sama sekali sama truk yang terguling itu,” kata Hotman.

Menurutnya, ada sebuah truk terbalik di sebelah jalur kiri. Sedang di jalur tengah ada bus yang menghindari truk tersebut. Ketika menghindari truk itu, bus menabrak mobil Hotman. Gara-gara ditabrak bus, Hotman mengaku mobilnya ringsek berat di bagian depan. Bus yang menabrak mobil mewahnya itu kemudian kabur.

Versi Polisi. Disebutkan, kecelakaan tersebut diakibatkan pecahnya ban mobil truk yang disopiri oleh Dedy Sulaeman. Saat itu, truk bernopol B 9642 BCI tiba-tiba terguling saat melintas di Tol Wiyoto Wiyono Km 17  arah Bandara Soekarno-Hatta.

“Searah dengan mobil truk tersebut, di belakangnya ada mobil Lamborghini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Minggu (5/10/2014).

Karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, mobil B 999 NIP yang dikendarai oleh pengacara Hotman Paris itu akhirnya menabrak bagian bodi truk, sehingga berakibat kerusakan pada kedua kendaraan dan sopir mobil truk meninggal dunia. Namun keterangan dari kepolisian berubah beberapa jam kemudian, setelah polisi memeriksa Hotman dan saksi-saksi.

Satlantas Jakarta Utara AKBP Sudarmanto mengungkapkan saat kejadian, ada 3 mobil yang melaju di jalan tersebut. Lajur paling kiri melaju truk bertuliskan JNE, lajur tengah ada bus Damri dan lajur paling kanan mobil Lamborghini.

“Hasil investigasi, truk pecah ban, terus terguling ke kanan dan menabrak guard rail (pagar pengaman jalan), diduga ada Damri satu arah yang juga ikut oleng ke kanan karena tersenggol truk. Lajur paling kanan itu ada mobilnya Hotman Paris,” ucap Sudarmanto. (ph)

               

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL