boko haram2Abuja, LiputanIslam.com — Diduga kelompok Boko Haram kembali melakukan aksi penculikan terhadap 30 anak-anak di wilayah timur laut Nigeria di tengah klaim pemerintah tentang gencatan senjata antara pemerintah dan Boko Haram.

Penculikan atas 30 anak-anak itu hanyalah bagian dari aksi serangan maut yang dilancarkan oleh Boko Haram atas desa Mafa di negara bagian Borno pada hari Kamis (23/10). Dalam serangan itu 17 orang penduduk desa juga tewas. Demikian laporan BBC News mengutip keterangan warga setempat.

Serangan yang terjadi 50 km sebelah timur ibukota negara bagian Maiduguri itu menandakan hilangnya kepercayaan publik atas klaim pemerintah tentang adanya gencatan senjata dengan Boko Haram bulan ini. Sebelumnya Boko Haram juga telah melakukan beberapa aksi serangan bersenjata.

Pemerintah mengatakan, gencatan senjata yang digelar diharapkan akan menjadi awal bagi pembebasan ratusan pelajar putri yang diculik Boko Haram bulan April lalu di kota Chibok. Namun Boko Haram tidak pernah mengkonfirmasi klaim gencatan senjata itu, melainkan beberapa aksi serangan justru dilakukan mereka.

“Para penyerang itu menangkapi anak-anak muda, laki-laki dan perempuan, di wilayah kami,” kata Alhaji Shettima Maina, kepala desa Mafa kepada BBC.

Menurutnya semua anak gadis di atas usia 11 tahun, dan anak-anak laki-laki di atas 13 tahun telah dibawa pergi dari desa tersebut.

Otoritas setempat menyebut aksi tersebut dilakukan oleh kelompok sempalan Boko Haram yang menyimpang atau bandit-bandit.

Boko Haram telah menculik lebih dari 500 wanita dewasa dan muda sejak melakukan pemberontakan tahun 2009 lalu. Demikian Human Rights Watch melaporkan baru-baru ini. Sekitar 200 dari tawanan itu adalah pelajar putri sekolah menengah khusus wanita di kota Chibok, yang diculik pada pertengahan April lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL