shanghai tragegy mournShanghai, LiputanIslam.com — Empat pejabat kota Shanghai dipecat dari jabatannya karena dianggap bertanggungjawab atas peristiwa tragedi tahun baru lalu yang mengakibatkan 36 orang meninggal. Tujuh pejabat lainnya mendapatkan sanksi yang lebih ringan.

Dalam peristiwa itu ribuan orang yang tengah menunggu acara kembang api di Lapangan Chenyi saling berebut uang kertas palsu yang ditebarkan oleh seseorang. Selain korban tewas, sebanyak 49 orang harus menjalani perawatan akibat peristiwa itu.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Rabu (21/1), tim penyelidikan menyimpulkan para pejabat itu telah gagal mengantisipasi terjadinya musibah.

Wakil Walikota Shanghai Zhou Bo, yang mengetuai tim penyelidikan mengatakan pemerintah telah menyampaikan penyesalan yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami merasa sangat bersedih, bersalah dan bertanggungjawab atas musibah ini,” katanya.

Ke-4 pejabat yang dipecat dari jabatannya itu adalah Ketua Partai Komunis Distrik Huangpu, wakilnya serta kepala dan wakil ketua kepolisian distrik setempat. Sedangkan para pejabat lainnya yang mendapatkan sanksi berasal dari bagian turisme, keamanan publik dan menejemen kota. Demikian kantor berita Xinhua melaporkan.

“Persiapan pencegahan dan tindakan darurat sangat kurang, peringatan awal pada malam itu sangat lemah, dan langkah tindakan tidak sesuai semestinya,” kata Zhou Bo.

Para pejabat itu juga mendapatkan kecaman karena mengadakan pesta dengan dana publik di malam terjadinya bencana itu.

Tidak ada keterangan tentang bentuk kompensasi kepada korban dan keluarganya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*