assad putinMoskow, LiputanIslam.com — Presiden Suriah Bashar al Assad dan Presiden Rusia Vladimir Putin membicarakan situasi perang di Suriah dalam pertemuan mereka di ibukota Rusia, Selasa (20/10).

Jubir Kremlin Dmitry Peskov, sebagaimana dilaporkan Press TV, Rabu (21/10), mengatakan bahwa Bashar al Assad memberitahukan Putin tentang rencana serangan militer Suriah terhadap kelompok-kelompok pemberontak.

“Kemarin malam (Selasa, 20/10), Presiden Bashar Assad tiba di Moscow untuk kunjungan kerja,” kata Peskov, seraya menambahkan bahwa kedua pemimpin itu terlibat diskusi panjang tentang situasi di Suriah yang juga diikuti para pengambil kebijakan tertinggi Rusia. Hadir juga dalam pertemuan itu Perdana Menteri Medvedev dan Menlu Sergei Lavrov.

“Agenda pembicaraan itu sangat jelas untuk dimengerti,” kata Peskov lagi.

Dalam pertemuan itu Putin mengatakan kepada Assad bahwa Russia siap untuk mendukung tidak hanya dalam bentuk serangan militer kepada pemberontak, namun juga mencari penyelesaian politik di Suriah.

“Kalimat tegasnya, tidak diragukan lagi, adalah tergantung pada rakyat Suriah sendiri,” kata Putin dalam pertemuan itu sebagaimana diungkapkan Peskov.

Putin juga mengatakan kepada Assad bahwa setidaknya ada 4.000 warga dari bekas wilayah Uni Sovyet yang bertempur bersama para teroris dan pemberontak di Suriah dan ia tidak akan membiarkan mereka kembali ke Rusia.

Assad, di sisi lain memuji langkah Rusia untuk membantu Suriah memerangi terorisme. Bila tanpa bantuan Rusia, pemberontak akan menguasai wilayah yang jauh lebih luas lagi.

“Satu-satunya tujuan kami adalah tujuan seluruh rakyat Suriah,” kata Assad dan menambahkan bahwa seluruh rakyat Suriah akan berpartisipasi dalam menentukan masa depan negara mereka.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL