Survey Palsu CNNMosul, LiputanIslam.com — Militan radikal dari kelompok Daulah Islam Irak dan Suriah atau ISIS dilaporkan merekrut anak-anak dibawah umur untuk turut berperang. Hal tersebut terungkap ketika ada video yang diunggah: konvoi militan melalui Mosul menunjukkan ada anak laki-laki yang memegang senapan duduk diantara truk-truk yang mengangkut militan tersebut. Di antara mereka terlihat senjata dan amunisi buatan Amerika Serikat, seperti dilansir Al-Alam, 26 Juni 2014.

Menurut Human Right Watch, ISIS telah melakukan perekrutan anak-anak untuk menjadi penembak jitu dan pelaku bom bunuh diri di Suriah. Dan kini mereka mengulanginya di Irak. Jumlah anak-anak yang tewas dalam konflik yang melanda Irak belum diketahui dengan pasti, namun dari rekaman tersebut disimpulkan bahwa anak-anak Irak sengaja ditarik kedalam pertempuran berdarah oleh militan radikal tersebut.

Sebelumnya pada hari Selasa juga mucul foto-foto yang menunjukkan anak-anak Irak dipaksa untuk menonton proses eksekusi yang dilakukan oleh ISIS.

Mosul, salah satu kota terbesar di Irak telah jatuh ke tangan militan ISIS. Begitu juga halnya dengan Tikrit. Militan ini juga telah bertekad akan menaklukkan Baghdad, ibukota Irak.

Kekerasan diprediksi akan semakin meluas dan menyebar ke negara lainnya di kawasan. Dari laporan WND diketahui bahwa ISIS pernah memposting video di YouTube dan mengancam untuk melanjutkan aksinya di Yordania, dan  hendak melakukan “pembantaian”  pada Raja Abdullah, yang mereka nilai merupakan musuh Islam.

Sementara itu, Kementrian Yordania juga menyatakan “negaranya dikelilingi ekstremis” dan menurut sumber-sumber militer, pihak Kerajaan Yordania telah memobilisasi puluhan unit tentara sepanjang perbatasan.

ISIS adalah militan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi dan negara-negara Barat untuk mendestabilasasi negara-negara Timur Tengah seperti Suriah dan Irak. Akibat aksi-aksinya, jutaan penduduk dari Irak dan Suriah terpaksa hidup di pengungsian. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL