pasukan asing di suriah

pasukan asing di suriah

Washington, LiputanIslam.com–Departemen Luar Negeri AS akhirnya mengakui bahwa ada belasan ribuan militan asing, termasuk orang Amerika, yang bertempur di Suriah untuk melawan rezim Assad.

Kami berpikir bahwa ada sekitar 12.000 petempur dari setidaknya 50 negara di Suriah petempur asing, termasuk sejumlah kecil orang Amerika yang mungkin telah melakukan perjalanan ke Suriah sejak awal konflik, lebih dari tiga tahun yang lalu,” kata Deputi Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Marie Harf.

Mengenai petempur asal AS, Harf menyatakan, Mereka mungkin sudah tidak di sana lagi.”

Harf dalam pernyataanya hari Kamis (21/8/2014) lalu itu tidak mengungkap berapa jumlah orang AS yang bertempur di Suriah. Namun pejabat AS yang lain, yang disembunyikan identitasnya, mengatakan jumlah mereka lebih dari 100 orang.

Sehari sebelumnya, Direktur FBI James Comey mengatakan bahwa memberantas teroris di dalam negeri adalah prioritas nomor satu FBI. Dia menambahkan bahwa orang Amerika yang bergabung dengan pemberontak Suriah menimbulkan ancaman keamanan serius bagi AS.

Sejak tahun 2012, Presiden Suriah Bashar Assad telah menyatakan fakta serupa, bahwa negerinya sedang diserang oleh pasukan asing dari berbagai penjuru dunia.

Dalam wawancaranya pada bulan Mei 2012 dengan Channel Rossiya-24 Assad mengatakan, “Ada tentara bayaran asing, beberapa dari mereka masih hidup. Mereka ditahan dan kami sedang mempersiapkan untuk menunjukkan kepada dunia.

Dalam wawancaranya dengan harian Jerman, Frankfurter Allgemeine Zeitung (Juni 2013), Assad mengkritik AS dan sejumlah negara Eropa yang menyuplai senjata kepada teroris itu.

Dengan memasok senjata, mereka secara efektif mempersenjatai teroris, dan orang Eropa memiliki informasi jelas bahwa ini adalah kelompok teroris. Beberapa pihak mengulangi retorika Amerika soal adanya pejuang yang baik dan pejuang buruk,” persis seperti yang mereka lakukan beberapa tahun yang lalu dengan menyebut ada AlQaeda baik dan AlQaeda buruk.”  Hari ini pun muncul istilah baru teroris baik dan teroris buruk“. Apakah ini logis?” kata Assad. (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL