Chicago, LiputanIslam.com—Departemen Kehakiman AS mengecam Departemen Polisi Chicago (CPD) karena melakukan kejahatan sistematis terhadap penduduk sipil.

Depkeh mengeluarkan bukti-bukti dari investigasi  selama  13 bulan terhadap polisi Chicago. Mereka menerima banyak laporan mengenai polisi-polisi yang mengejar buronan dan seringkali berakhir dengan “penembakan tanpa alasan kepada orang-orang tak bersenjata.”

Berdasarkan laporan dari Depkeh, para polisi juga menggunakan pistol taser terhadap orang-orang yang tak memperlihatkan ancaman sama sekali.

“Kami menemukan para polisi menembak ke kendaraan tanpa justifikasi dan menyeleweng kebijakan CPD sendiri,” tulis laporan tersebut.

Taktik yang dilakukan polisi Chicago seringkali tak masuk akal. Mereka pernah menangkap sekelompok remaja yang sedang bersepeda setelah menerima laporan kehilangan properti rumah.

“Dia mengacungkan senjata kepada mereka [para remaja], menumpahkan kata-kata kotor, dan mengancam akan membakar rumah mereka. Kemudian dia memaksa mereka berlutut dan tangan mereka diborgol di belakang hingga meninggalkan luka di pergelengan tangan.” tulis laporan dari Depkeh.

Kasus seperti ini memang telah lama menjadi borok di Amerika Serikat. Penembakan dan bentuk kejahatan lainnya oleh para polisi terhadap orang kulit berwarna telah mendapat kritikan dari banyak pihak selama beberapa tahun terakhir. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL