kissingerWashington DC, LiputanIslam.com — Sejumlah demonstran menyerukan penangkapan terhadap mantan menlu AS Henry Kissinger pada sebuah acara dengar pendapat di komisi Senat AS, Kamis (29/1).

Sebagaimana dilansir Press TV, Jumat (30/1) petang, para demonstran membawa spanduk-spanduk bertuliskan “Kissinger War Criminal” dan “Cambodia,” menghentikan acara dengar pendapat setelah menuntut penangkapan terhadap Kissinger. Seorang demonstran bahkan berusaha mendekati Kissinger dengan membawa borgol, namun dihentikan petugas keamanan.

Kissinger berada di ruang sidang Senat bersama 2 mantan menlu AS lainnya, George P. Shultz dan Madeleine Albright. Sidang tersebut digelar untuk membahas “tantangan global” dan “strategi keamanan AS”.

Dalam aksi demonstrasi itu para aktifis kelompok anti-perang CODEPINK mengumumkan kejahatan perang yang dilakukan Kissinger selama Perang Vietnam dan Kudeta militer Chili tahun 1973.

“Tangkap Henry Kissinger karena kejahatan perang!” Teriak seorang demonstran. “Kissinger adalah penjahat perang!” Teriak demonstran lainnya.

Menanggapi kerusuhan itu, Senator John McCain, pendukung zionisme dan kebijakan perang AS, buru-buru menyatakan permintaan ma’af kepada Kissinger dan mengecam para demonstran dan memerintahkan polisi untuk mengusir mereka pergi.

Namun kemudian, ketika Kissinger mulai berbicara, para aktifis CODEPINK kembali menyerbu ruangan dan mengumumkan kejahatan-kejahatan Kissinger.

“Vietnam! Dari tahun 1969 ke 1973, Kissinger, bekerja untuk Presiden Richard Nixon, memimpin pembantaian di Vietnam, Kamboja dan Laos, yang mengakibatkan jutaan orang meninggal. Ribuan orang lainnya meninggal sebagai dampak penggunaan “agent orange” dan akibat bom-bom yang tidak meledak di berbagai tempat,” teriak seorang demonstran.

“Chili! Henry Kissinger adalah salah satu perancang utama kudeta di Chili pada tanggal 11 September 1973,” teriak demonstran lain.

McCain kemudian menuduh para aktifis itu telah mengancam fisik Kissinger, namun dibantah oleh Medea Benjamin, pendiri CODEPINK, yang balik mengecam Kissinger.

“Kissinger adalah penjahat yang terlibat dalam intimidasi fisik, dan sayangnya tidak pernah diadili atas kejahatannya,” kata Medea sembari menyatakan kebanggaannya telah menyuarakan keinginan rakyat Indochina, Cina, dan seluruh rakyat pecinta perdamaian.

“Henry Kissinger adalah penanggungjawab kematian jutaan orang. Ia pembunuh, penjahat, pembohong dan harus diadili di Den Haag (pengadilan internasonal),” tambahnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*