tanks-no-thanks-prague.siPraha, LiputanIslam.com — Ribuan warga Cheko menggelar aksi demonstrasi menolak keberadaan pasukan militer AS di negara itu di ibukota Praha. Mereka terlibat bentrokan dengan demonstran pendukung NATO.

Sebagaimana dilaporkan Russia Today, Minggu (29/3), para demonstran mengusung sejumlah plakat dan spanduk di antaranya bertuliskan: “Tanks? No Thanks!” dan “Stop US Army.”. Pada saat yang sama para demonstran pendukung NATO-AS mengibar-ngibarkan bendera AS.

Saling cemoh dan baku hantam pun terjadi setelah kedua kelompok itu saling berdekatan. Namun polisi tidak melakukan penangkapan. Tidak juga dilaporkan tentang korban akibat bentrokan itu.

Para demonstran anti AS-NATO telah lama menyatakan penolakannya atas latihan perang ‘Operation Dragoon Ride’ yang digelar NATO di negara itu yang melibatkan sekitar 100 tank Stryker AS.

Lima hari Selasa (24/3) pemerintah Cheko mengeluarkan pengumuman tentang larangan melakukan gangguan terhadap konvoi tank-tank AS di negara itu, seperti melempari telor ataupun tomat busuk.

“Siapapun yang muncul dengan tujuan menyerang konvoi dengan benda-benda seperti tomat dan telur, akan dianggap sebagai melanggar peraturan umum diancam dengan hukuman penjara hingga 2 tahun, atau merusak properti diancam hukuman penjara antara 6 bulan hingga 3 tahun.”

Pengumuman tersebut disiarkan televisi Cheko TV Nova menjelang kedatangan tank-tank AS. Tank-tank dan kendaraan militer AS lainnya akan berada di Cheko hingga tanggal 1 April, sebelum kembali ke pangkalnnya di Jerman.

NATO biasanya mengangkut tank-tank dan kendaraan militer dengan kereta api, namun kali ini dilakukan konvoi untuk menunjukkan ‘komitmen’ AS atas keamanan sekutu-sekutu NATO-nya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*