demonstran hongkong2Hongkong, LiputanIslam.com — Ribuan demonstran kembali turun ke jalanan, Minggu (1/2) sebagai protes tidak adanya respon pemerintah atas tuntutan bagi demokrasi yang lebih luas di Hongkong.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, para aktifis mengklaim aksi tersebut diikuti lebih dari 13.000 peserta, namun polisi mengklaim jumlahnya hanya separoh dari klaim para aktifis. Betapapun jumlah tersebut jauh lebih sedikit dari aksi-aksi demonstrasi pro-demokrasi tahun lalu yang mencapai puluhan ribu orang.

Sejumlah besar polisi berjaga-jaga di beberapa tempat strategis untuk mencegah demonstran menduduki area-area penting. Namun tidak ada upaya dari para demonstran untuk menduduki area-area penting sebagaimana aksi mereka tahun lalu yang berakhir pada bulan Desember.

Salah seorang organiser aksi, Daisy Chan, mengatakan kepada “South China Morning Post” bahwa, meski jumlah peserta tidak sebanyak yang diharapkan, namun aksi ini berhasil menunjukkan bahwa para demonstran tidak menginginkan aksi-aksi demonstrasi konvensional dan akan melakukan cara-cara baru dalam menekan pemerintah.

Pemerintah Cina telah menetapkan pemilihan umum langsung di Hongkong untuk memilih Kepala Eksekutif (Gubernur) wilayah itu pada tahun 2017 mendatang, namun para kandidat harus mengikuti uji kelayakan yang dilakukan lembaga bentukan pemerintah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL