demo washingtonWashington DC, LiputanIslam.com — Ratusan demonstran menduduki jalanan ibukota AS Washington DC, Kamis (4/12) petang, memprotes aksi-aksi kekerasan polisi.

“Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian! Tidak ada lagi polisi rasis!” Demikian teriakan-teriakan mereka terdengar dalam aksi tersebut seperti dilaporkan RIA Novosti.

Aksi protes ini berlangsung sehari setelah sebelumnya juri pengadilan New York membebaskan polisi kulit putih yang didakwa telah mencekik sampai mati laki-laki kulit hitam Eric Garner dalam sebuah insiden penangkapan.

Para demonstran pun menutup beberapa perempatan jalan, mulai dari Kantor Kejaksaan Agung hingga Gedung Putih, dimana festival Natal tahunan tengah berlangsung.

Di antara demonstran, seseorang yang dianggap sebagai pemimpin berulangkali meneriakkan kalimat bahwa setiap 28 menit sekali seorang warga kulit hitam tewas oleh tindakan kekerasan polisi. Namun ia tidak menyebutkan sumber datanya.

Dalam aksi tersebut para demonstran juga memperagakan aksi “Die-ins” dimana para demonstran tergeletak di jalanan, simbol kematian Eric Garner.  Demonstran memperagakan aksi “die-ins” di perempatan dekat Gedung Putih, memblokir jalanan hingga ratusan meter sebelum melanjutkan aksinya melintasi Jembatan 14th Street.

Setelah terjadi beberapa kali insiden bentrokan kecil hingga polisi mengeluarkan peringatan keras dan ancaman penangkapan, demonstran bergerak ke kawasan Chinatown dan menciptakan kemacetan di sepanjang jalan yang dilalui.

Pada saat yang sama di New York dan beberapa kota besar AS lainnya, aksi-aksi demonstrasi juga digelar.
Eric Garnder (43 tahun) warga kulit hitam meninggal tanggal 17 Juli lalu akibat kehabisan nafas, setelah lehernya dikunci oleh lengan seorang polisi kulit putih bernama Daniel Pantaleo. Pada hari Rabu (4/12) dewan juri pengadilan New York membebaskan Daniel dari tuntutan hukum.

Kasus ini merupakan pengulangan dari tewasnya Michael Brown, remaja kota Ferguson, Missouri setelah ditembak polisi pada bulan Agustus lalu. Sama seperti Daniel, polisi penembak Brown juga dibebaskan dari tuntutan hukum.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL