protesterTexas, LiputanIslam.com — Para demonstran yang melakukan unjuk rasa pada debat presiden antara Clinton dan Trump  (26/09/16), dipaksa beraksi di “zona bebas bicara” yang berlokasi bermil-mil dari lokasi awal di jalan raya 6-lane. Banyak demonstran yang kesulitan mencapai lokasi tersebut karena dihalangi oleh polisi. Demikian laporan dari Abby Martin, jurnalis dan pembawa acara “The Empire Files” pada Selasa (27/09/16).

“Ribuan polisi menutup jalan dan memaksa orang-orang untuk berjalan kaki sejauh 3 mil hanya untuk mencapai ‘zona bebas berbicara’. Kami menghabiskan waktu satu jam untuk sampai ke tempat itu.” kata Martin.

Saat Donald Trump dan Hillary Clinton berdebat di dalam David S. Mack Sports dan Exhibition Complex di Universitas Hofstra, zona bebas bicara berlokasi di luar Hagedorn Hall, sejauh 1,000 kaki dari jalan raya NY-24. Para demonstran dihalangi di seluruh bagian utara kampus.

 “Kami berbicara dengan beberapa orang yang diberikan petunjuk lokasi ‘zona bebas bicara’ yang salah oleh polisi. Kelihatannya terdapat rencana untuk menjauhkan orang-orang dari lokasi demonstrasi. Seorang pendukung Jill Stein mengatakan tiga bus berisi suporter Stein sama sekali tidak sampai ke lokasi karena kebingungan.” lanjut Martin.

Berdasarkan informasi dari situs Universitas Hofra, tindakan keamanan tersebut di buat oleh CIA dan beberapa agensi hukum AS. (ra/mintpressnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL