demonstrasi di armeniaGyumri, LiputanIslam.com — Ribuan warga Armenia menyerang kantor konsulat Rusia di kota Gyumri, Kamis (15/1) petang. Mereka menuntut diserahkannya prajurit Rusia yang dituduh telah melakukan pembunuhan 6 orang anggota sebuah keluarga hari Minggu (11/1).

Seperti dilaporkan BBC News, Jumat (12/1), setidaknya 12 orang mengalami luka-luka dalam insiden itu setelah para demonstran bentrok dengan polisi yang menjaga kantor konsulat tersebut.

Sebelumnya para demonstran menghadiri pemakaman 6 anggota keluarga yang tewas akibat penembakan yang diduga dilakukan oleh seorang personil militer Rusia di kota kedua terbesar di Armenia itu. Di antara korban yang tewas tersebut terdapat seorang anak perempuan berumur 2 tahun.

Prajurit pelaku penembakan itu kini ditahan di kantor konsulat Rusia, namun Rusia menolak menyerahkannya ke polisi setempat. Insiden ini sontak membuat hubungan Rusia dengan Armenia mengalami ketegangan. Belum ada keterangan tentang insiden penembakan tersebut. Namun diduga kuat prajurit itu mengalami masalah mental.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*