demo anti rasis australiaMelbourne, LiputanIslam.com — Kelompok ultra-nasionalis Australia terlibat bentrok dengan kelompok demonstran anti-rasisme di Melbourne, Jumat (4/4), setelah kelompok pertama menggelar aksi demonstrasi menentang apa yang mereka anggap sebagai ‘invasi Islam’. Hal serupa terjadi di beberapa kota lainnya di Australia.

Seperti dilansir Press TV kelompok ultra-nasionalis ‘Reclaim Australia’ menggelar aksi demonstrasi di 16 kota di Australia, memprotes ‘kelompok-kelompok minoritas’ termasuk Islam, yang dianggap mengancam identitas budaya Australia.

Di kota Sydney, kelompok tersebut mengusung spanduk bertuliskan “Yes Australia. No Islam.” Namun jumlah mereka kalah dibandingkan para demonstran kelompok anti-rasisme.

Clare Fester, organiser demonstrasi anti-rasisme menuduh ‘Reclaim Australia’ sebagai rasis dan pemecah belah, karena telah dengan jelas melakukan serangan terhadap masyarakat Muslim di Australia.

Lebih jauh Fester bahkan menuduh para politisi Australia, termasuk Perdana Menteri Tony Abbott telah mendorong munculnya sentimen anti-Islam di Australia.

“Abbott telah menyerang para pemuka Islam dengan mendesak mereka menghentikan ekstremisme yang sebenarnya tidak pernah ada di Australia,” katanya.

Sementara itu dalam bentrokan yang terjadi di Melbourne, dilaporkan 2 orang mengalami luka-luka. Lebih dari 100 petugas polisi berusaha memisahkan kedua kelompok itu, namun tidak bisa mencegah bentrokan terjadi di dekat Lapangan Federasi.

Demonstran ‘Reclaim Australia’ juga kalah jumlah di kota ini oleh demonstran anti-rasis yang meneriakkan kata-kata: “imigran diterima di sini, rasisme tidak!”

Bentrokan dilaporkan juga terjadi di kota Adelaide di utara Australia dan Perth barat Australia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL