Survey Palsu CNNNew York, LiputanIslam.com — Masyarakat di kota New York menggelar unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Utusan Israel untuk PBB, mengutuk penindasan Israel kepada Palestina. Para pengunjuk rasa meneriakkan “Free Palestine” dan meluapkan kemarahan mereka atas penangkapan demi penangkapan warga Palestina yang diduga terlibat dalam penculikan tiga remaja Israel dua minggu yang lalu. Sebagian terlihat menggunakan kiffeyeh khas Palestina saat berdemo.

“Israel telah menangkap lebih dari 500 orang warga Palestina, termasuk orang-orang yang telah dibebaskan dari penjara. Artinya, Israel tidak akan pernah menepati janji untuk selamanya,” ujar  Ibrahim Abdulhadi, seorang profesor dari Universitas Negeri San Francisco kepada Press TV, Kamis, 26 Juni 2014.

Dia juga mengutuk  atas serangan Israel ke rumah-rumah rakyat Palestina, dan menewaskan 5 orang beberapa waktu yang lalu.

“Jadi, kami protes terhadap kolonisasi dan penjajahan Israel atas Palestina,” ucapnya.

Ratusan warga Palestina, termasuk anggota Hamas dan anggota parlemen telah ditahan sejak tiga orang remaja Israel hilang di Tepi Barat. Beberapa warga Palestina juga telah ditembak mati selama operasi pencarian, dan memicu kecaman internasional.  Sementara itu, pesawat tempur Israel telah mengintensifkan serangan udara di Jalur Gaza.

Pengacara Internasional Benjamin Dictor, yang turut dalam unjuk rasa tersebut mengatakan bahwa Washington turut terlibat dalam kekejaman Tel Aviv.

“Kami menyediakan sejumlah besar uang setiap tahun kepada Israel untuk membiayai militer mereka yang secara aktif melakukan kejahatan seperti yang kita lihat di Tepi Barat dan di Gaza,” kata Dictor.

Israel sudah menerima miliaran dolar dari AS setiap tahun. Sejak perjanjian bantuan antara Washington dan Tel Aviv ditandatangani pada tahun 2007, diperkirakan $ 30 miliar uang pembayar pajak  dari rakyat Amerika telah mengalir ke Israel.

Bantuan tahunan  militer AS ke Israel telah meningkat  dari $ 2.400.000.000 menjadi  $ 3.100.000.000 hingga tahun 2017. Atas lonjakan ini, pejabat AS dan Israel telah membahas kebijakan bantuan militer AS ke Israel dalam sebuah kesepakatan baru yang akan diperpanjang hingga tahun 2027.

Tak hanya itu, pada bulan Maret lalu Amerika Serikat dan Israel telah menandatangani perjanjian sebesar $ 429.000.000, yang berasal dari  uang pembayar pajak di Amerika untuk  ditransfer ke Israel guna mendanai sistem rudal Iron Dome. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL