Washington, LiputanIslam.com–Para demonstran berkumpul di jalanan di seluruh kota AS untuk menuntut pemakzulan Presiden Donald Trump. Setidaknya dua orang ditangkap oleh polisi dalam unjuk rasa ini.

Demonstrasi ini digelar oleh organisasi RefuseFascism (Tolak Fasisme) pada Sabtu (15/7/17) di setidaknya 20 lokasi, termasuk Atlanta, New York City, New Jersey, Chicago, Phoenix, Washington, Boston, Portland dan Los Angeles.

RefuseFascism adalah organisasi yang vokal menentang Trump dan menuntut diakhirinya pemerintah Trump-Pence.

“Rezim Trump/Pence meningkatkan serangan fasis mereka terhadap imigran dan Muslim, terhadap kesehatan masyarakat dan orang miskin, terhadap kulit hitam dan coklat, pada perempuan dan LGBTQ, pada media, pada lingkungan, hak untuk berdemonstrasi, dan pada kebenaran,” tulis mereka dalam akun Facebook.

Di New York, para aktivis berkumpul di depan Trump Tower dan berjalan bersama ke Times Square dan 9th Avenue, sambil meneriakkan slogan seperti “No Trump, No KKK, No fascist USA.”

Sementara di Hollywood, Los Angeles, di mana setidanya dua orang ditangkap oleh polisi, unjuk rasa dilakukan oleh kedua pendukung dan penentang Trump.

“Ini adalah demo anti-Trump kedua yang saya ikuti dalam dua minggu terakhir,” kata seorang anggota unjuk rasa, Carrie Copsin. “Kita ingin dia keluar dari Gedung Putih. Dia tidak mewakili masyarakat Amerika dengan baik.”

Dewan Perwakilan AS menuntut bahwa seorang presiden dapat diturunkan dengan tuduhan “kejahatan besar…,” namun mayoritas suara di pemerintahan dikontrol oleh pejabat Partai Republik yang menentang pemakzulan Trump. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL