Gaza, LiputanIslam.com—Masyarakat Palestina kembali melakukan demonstrasi pada Jumat (12/1/18) terkait pengakuan Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel. Akibatnya, ratusan dari mereka terluka.

Demo tersebut berujung rusuh setelah tentara Israel melemparkan amunisi hidup kepada demonstran.

Demo yang bertempat di Gaza dan Tepi Barat ini diikuti ratusan warga. Mereka mendekati gerbang perbatasan sambil melemparkan batu kepada tentara Israel yang sebelumnya menembakkan gas air mata dan granat setrum.

Seperti dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Palestina, terdapat total 176 orang yang terluka dalam kejadian ini.

Pada tanggal 6 Desember lalu, Presiden AS Trump mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel dan berencana memindahkan kedutaan AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Kota Suci itu.

Keputusan presiden AS ini menimbulkan gejolak amarah bukan hanya dari negara-negara Arab dan Muslim, tetapi juga para sekutu AS di Eropa, dan juga Rusia.

Sejak keluarnya keputusan ini, terdapat 17 orang Palestina yang tewas ketika melakukan aksi protes. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*