zakat_1Pariaman, LiputanIslam.com — Demi uang tiga puluh ribu rupiah, banyak orang  rela berdesak-desakan. Ya, seperti itulah gambaran pembagian zakat yang dilakukan oleh seorang dermawan di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Rendahnya tingkat kesejahteraan, picu ratusan orang rela antre dan berdesak-desakan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (21/6/2014), ratusan orang tersebut memadati Masjid Raya Istiqamah, Jorong Aur Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Jumat 20 Juni 2104 petang.

Anak-anak balita pun ikut dilibatkan walaupun harus menunggu cukup lama. Antrean di masjid ini terkait pembagian zakat oleh seorang bernama haji Sagi kepada warga.

Apalagi sebelumnya beredar kabar pengusaha toko emas ini akan membagikan zakatnya sebesar Rp 3 miliar. Karena khawatir tidak kebagian, warga pun berebutan. Beruntung tidak ada kericuhan dalam pembagian zakat ini dan semua warga menerima zakat masing-masing sebesar Rp 30 ribu.

Acapkali, pembagian zakat kepada masyarakat Indonesia diwarnai keributan. Masyarakat rela berpanas-panasan dan berdesakan, bahkan kadang terinjak-injak demi beberapa puluh ribu rupiah. Bagaimana cara menyalurkan zakat agar  tidak menyulitkan masyarakat yang berhak menerima zakat?

“Sebaiknya zakat itu dikelola dan di didistribukan oleh badan-badan resmi pengelola zakat,” kata Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat kepada Detikcom. Menurut Aher, banyak lembaga zakat resmi milik pemerintah dan swasta yang siap menyalurkan tepat sasaran. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL