delegasi syriaMenlu Suriah yang mengepalai delegasi Suriah dalam konperensi Genewa II mengancam untuk mundur dari perundingan jika tidak ada pembicaraan serius hari Sabtu (25/1).

“Jika tidak ada pembicaraan serius yang digelar pada hari Sabtu, delegasi Suriah akan meninggalkan Genewa karena tidak adanya keseriusan persiapan kubu lain,”  kata Menlu Walid Moallem sebagaimana dikutip media pemerintah Suriah, Jumat (23/1).

Ancaman Muallem tersebut dikeluarkan setelah pihak oposisi menolak bertemu delegasi pemerintah jika tidak menyetujui pernyataan yang menyerukan pembentukan pemerintahan transisi. Deputi Menlu Suriah Faisal Mekdad mengatakan kepada para wartawan bahwa oposisi telah berupaya mengacaukan perundingan.

“Masalahnya adalah bahwa orang-orang itu tidak menginginkan perdamaian, mereka datang ke sini dengan prasarat-prasarat tertentu,” kata Mekdad.

“Tentu saja kami telah siap untuk duduk dalam satu ruangan. Itulah sebabnya kami datang ke sini,” tambahnya.

Diskusi tertutup dijadwalkan berlangsung hari Jumat (24/1), atau 2 hari setelah pembukaan yang diwarnai aksi saling cerca antara delegasi pemerintah dan oposisi. Namun sampai saat ini pembicaraan langsung seperti itu tampaknya belum memungkinkan terjadi. Kubu oposisi mengatakan bahwa mereka hanya datang untuk membicarakan pembentukan pemerintahan transisi, sementara kubu pemerintah menegaskan bahwa mereka datang untuk membicarakan penumpasan terorisme.(CA/al-akhbar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL