cameron2London, LiputanIslam.com — Fenomena teori konspirasi tentang dominasi yahudi rupanya sudah mulai dianggap mengkhawatirkan oleh pemerintah Inggris. Menurut teori itu komplotan rahasia Yahudi yang kuat merencanakan penghancuran Islam demi menguasai dunia sepenuhnya.

Menurut Cameron, hal itu harus ditentang dalam upaya melawan radikalisasi. Demikian pidatonya di Birmingham, yang akan mengumumkan rencana lima tahun ke depan untuk mengatasi pertumbuhan ekstremisme Islam dan upaya membantu mengintegrasikan segala komunitas di Inggris.

“Anda tidak perlu mendukung kekerasan untuk menganut paham tidak bertoleransi tertentu yang menciptakan iklim di mana ekstremis dapat berkembang,” kata Cameron, dalam pernyataan yang dilansir Antara, Kamis (23/7).

Menurut Cameron, teori konspirati itu didasarkan pada konspirasi orang-orang Yahudi menggunakan kekuatan jahat atau kekuatan Barat untuk mencapai persetujuan dengan Israel yang sengaja mempermalukan umat muslim demi menghancurkan Islam.

Cameron juga menyerang pandangan yang memandang kemiskinan dan kebijakan luar negeri Barat bertanggung jawab atas terorisme.

“Argumen itu terkait keluhan tentang kemiskinan dan kebijakan luar negeri, harus ditentang,” kata Cameron.

Pemerintah Konservatif yang berhaluan tengah-kanan pimpinan Cameron telah berupaya mengatasi radikalisasi sejak Cameron memenangkan periode kedua kepemimpinannya untuk jangka waktu lima tahun ke depan pada Mei lalu.

Pertanyaan tidak nyaman telah meningkat sejak gelombang orang-orang yang telah meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan kelompok teroris ISIS yang telah secara brutal mengontrol sebagian wilayah di Irak dan Suriah. Cameron mengatakan, hal itu terjadi karena kebijakan integrasi yang gagal pada masa lalu.

“Untuk semua keberhasilan kami sebagai negara multi-ras, multi-kepercayaan, namun kita harus menghadapi kebenaran tragis bahwa ada orang yang lahir dan dibesarkan di negeri ini tidak benar-benar teridentifikasi dengan Inggris,” kata Cameron.

Ia mengatakan ketika kelompok-kelompok seperti ISIS berusaha menggalang orang-orang muda Inggris dan meracuni mereka dengan rasa ikut memiliki dan menyatakan, mereka bisa kekurangan di negerinya, dapat membuat mereka lebih rentan terhadap radikalisasi dan bahkan kekerasan terhadap orang Inggris lainnya.

Sebagai tanggapan, perdana menteri mengumumkan ulasan bagaimana cara meningkatkan peluang bagi orang-orang muda dari latar belakang minoritas, membantu orang belajar bahasa Inggris, dan meningkatkan integrasi di masyarakat terpencil di Inggris, menurut pernyataan dari kantor Cameron.

Cameron pun bersumpah akan membalas pembunuhan 30 wisatawan Inggris dalam serangan senjata di Tunisia yang diklaim dilakukan ISIS bulan lalu.

Ia juga telah mengindikasikan bahwa ia kemungkinan berusaha meningkatkan peran Inggris dalam pertempuran melawan ISIS di Suriah dan Irak.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL