schumacher-1229-story-topLausanne, LiputanIslam.com — Data-data terkait dengan perawatan atas legenda F-1 Michael Schumacher diduga telah dicuri dan menjadi komoditi perdagangan ilegal. Demikian keterangan manager sang legenda.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Inggris BBC, hari ini (24/6), menager Schumacher, Sabine Kehm, menegaskan bahwa dokumen-dokumen kesehatan tentang perawatan Schumacher telah dicuri. Hal ini dikatakannya menanggapi kabar tentang adanya pihak-pihak yang telah memperdagangkan dokumen-dokumen tersebut.

“Dalam beberapa hari terakhir, dokumen-dokumen dan data yang dicuri telah ditawar-tawarkan. Mereka yang menawarkan itu mengatakan bahwa dokumen itu adalah data medis Michael Schumacher.”

“Kami belum bisa memastikan apakah dokumen-dokumen itu asli. Namun yang pasti dokumen-dokumen itu telah dicuri. Pencurian itu telah dilaporkan,” kata Sabine.

Ia menambahkan bahwa seluruh data-data medis sepenuhnya adalah rahasia dan tidak boleh beredar di masyarakat. Oleh karenanya pihaknya akan memperkarakan setiap peredaran dokumen itu.

Schumacher (45 tahun) berada dalam kondisi koma setelah mengalami insiden kecelakaan ski di Alpen Perancis, bulan Desember 2013 lalu. Namun kini ia telah sadar dari komanya dan tengah menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit universitas Laussane, Swiss.

Para ahli medis mengatakan bahwa proses penyembuhan Schumacher masih memerlukan waktu bulanan hingga tahunan.

Schumacher pensiun sebagai pembalap F-1 tahun 2012 setelah 19 tahun aktif dalam ajang balap mobil tercepat itu.

Ia telah menjuarai balap F-1 sebanyak 7 kali. 2 kali bersama tim Benetton tahun 1994 dan 1995, serta 5 kali bersama tim Ferrari tahun 2000, 2001, 2002, 2003, dan 2004.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL