Masjid e-Salaam, Preston. Sumber: BBC

Preston,LiputanIslam.com—Pihak kepolisian di Preston telah memulai investigasi terkait serangan islamofobia secara berturut-turut ke sebuah masjid agung yang dilakukan beberapa hari terakhir.

Pada Sabtu lalu (20/4), pihak kepolisian setempat telah menerima tiga laporan terkait serangan ke Masjid Salaam di Preston, dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Para pelaku teror juga menggambar grafiti di gerbang masjid yang menunjukkan hinaan kepada umat Muslim yang beribadah di tempat itu.

“Hingga saat ini telah ada tiga laporan yang masuk. Tindakan ini telah menyebabkan banyak kekhawatiran dan menjadi pusat perhatian warga setempat,” ucap Kepala Inspektur Kepolisian, Gary Crowe. Selanjutnya ia menegaskan kepada para jamaah masjid tersebut, bahwa mereka akan menangani kasus ini seserius mungkin.

Untuk menghindari serangan lanjutan, pemerintah setempat telah menyiagakan aparat keamanan di sekitar lokasi kejadian dan meminta para saksi untuk bersedia memberikan keterangan lanjutan.

Pada Minggu (21/4), pihak kepolisian telah menangkap seorang pria berusia 47 tahun yang diduga terlibat dalam serangan itu.

Serangan ke Masjid Salaam di Preston terjadi saat berkembangnya kejahatan islamofobia di Inggris.

Sementara itu, perwakilan komunitas Muslim di Inggris meyakini bahwa beberapa politisi dan media adalah salah satu penyebab meningkatnya kejahatan terhadap umat Muslim di negara itu. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*