hajiJakarta, LiputanIslam.com — Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Anggito Abimanyu mengatakan, waktu tunggu haji di beberapa daerah di Indonesia telah mencapai 20 tahun.

“Minat haji sekarang sangat tinggi. Sebanyak 2,2 juta menunggu naik haji, dengan waktu tunggu rata-rata 14 tahun. Kalau di Sulawesi Selatan, Aceh, Nusa Tenggara Barat itu 20 tahun. Jadi, waktu tunggu itu tidak bisa dihindari,” ujar Anggito Abimanyu di Padang kemarin.

Anggito mengatakan, jumlah Jamaah haji pada 2014 mencapai 155.200 untuk haji reguler dan 13.600 untuk haji khusus.

Untuk itu, Anggito mengimbau agar masyarakat Indonesia yang sudah pernah berhaji agar memberi kesempatan jamaah lain untuk berhaji dengan tidak berhaji lagi.

“Jadi yang sudah berhaji tidak perlu berhaji lagi untuk yang kedua kalinya. Sekarang, yang lansia kami dahulukan, sambil berikhtiar untuk terus bisa menambah kuota,” kata Anggito.

Menurut Anggito, semakin banyaknya peminat haji, maka pembinaan haji perlu semakin diperbaiki dan hal ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Jadi, jangan merasa pembinaan anda hanya kepala Kantor Urusan Agama saja, jadi tugasnya hanya memberikan manasik. Padahal, ini adalah orang-orang yang paling penting, inilah orang-orang harapan kami,” kata Anggito.(ca/antara/nu.or.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL