costa-concordiaGenoa, LiputanIslam.com — Kapal mewah Costa Concordia yang kandas di Pulau Giglio sejak bulan Januari 2012 kini tengah menjalani perjalanan terakhirnya ke kota pelabuhan Genoa, Italia, sebelum dibesi tuakan. Demikian laporan BBC hari ini (23/7)

Operasi pengangkatan kembali kapal yang berukuran 2 kali kapal Titanic itu dari dasar pantai karang, menjadi operasi penyelamatan maritim terbesar sepanjang sejarah. Kapal ini berhasil diapungkan kembali sembilan hari lalu dengan menggunakan pelampung raksasa yang diikatkan dengan badan kapal.

Selanjutnya kapal ini akan ditarik oleh sejumlah kapal pemandu (tug boat) menuju kota pelabuhan Genoa untuk dibesi-tuakan.

Bangkai kapal mewah ini berhasil ditegakkan pada bulan September lalu dengan ditopang oleh konstruksi baja di dasar pantai. Selanjutnya pengapung raksasa yang dibelitkan di badan kapal berhasil mengapungkan kapal.

Ketika mengalami kecelakaan tahun 2012 lalu, sebanyak 32 orang dinyatakan tewas dan sampai saat ini masih terdapat satu jasad yang belum ditemukan di dalamnya.

Kini kapal Concordia tengah berlayar kembali dengan kecepatan 2 knot atau kecepatan orang berjalan dengan ditarik oleh belasan kapal pemandu. Kapal diperkirakan akan tiba di Genoa dalam waktu 4 hari mendatang setelah memulai perjalanan pada Rabu pagi (23/7).

Nick Sloane, anggota senior tim penyelamatan menyebutkan bahwa semuanya berjalan sesuai rencana. Namun Menteri Lingkungan Perancis Segolene Royal menyatakan kekhawatirannya atas resiko lingkungan yang terjadi oleh kapal tersebut. Penduduk Pulau Corsica, Perancis, yang berdekatan menyatakan kekhawatiran bahwa bocoran minyak kapal tersebut dapat mengganggu lingkungan.

Concordia berlayar pada jarak 25 km dari Corsica dan cukup dekat dengan Pulau Elba dan Capraia sebelum tiba di Genoa pada hari Sabtu (26/7).

Para penyelam masih mencoba mencari jasad Russel Rebello, seorang waiter asal India yang masih belum ditemukan.

Pemilik Costa Concordia, Costa Crociere, memperkirakan operasi pengangkatan dan penarikan kapal Concordia mencapai $2 miliar atau lebih dari Rp 20 triliun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL