Sumber: cnnindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Centre of Reforms on Economics (CORE) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti mayoritas menteri di bidang ekonomi pada periode kedua masa jabatannya. Sebab, kinerja mereka pada masa pemerintahan Jokowi pertama kurang berhasil.

Ekonom CORE Piter Abdullah menilai, beberapa menteri yang harus diganti adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perindustrian Amran Sulaiman, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca: Core: Kordinasi Antar Kementerian Ekonomi Masih Lemah

Menurut Piter, kebijakan yang dikeluarkan Sri Mulyani terlalu aman padahal ekonomi Indonesia sedang melambat sehinga membutuhkan kebijakan yang ekspansif.

“Sri Mulyani terlalu main aman. Kalau ekonomi lagi tumbuh tinggi tidak apa-apa main aman, kendaraan melaju kencang tetap hati-hati. Tapi ini kan pertumbuhan ekonomi sedang melambat, nah ini seharusnya pemerintah tekan gas lagi,” ujarnya, Minggu (20/10).

Dia menerangkan, kebijakan Sri Mulyani yang cari aman dapat dilihat dari caranya menetapkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 turun dari 1,84 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi hanya 1,76 persen terhadap PDB.

Dia melanjutkan, jika defisift turun, maka pemerintah harus meningkatkan penerimaan pajak untuk menutup kebutuhan belanja.

“Kalau defisit turun artinya kan pemerintah harus memacu penerimaan pajak agar menutup kebutuhan untuk belanja. Pajak kalau targetnya naik dampaknya buruk ke investasi dan konsumsi,” terangnya.

Dalam hal ini, Mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Erick Tohir mengatakan, Jokowi akan merombak total para menteri di bidang ekonomi.

“Perombakan lebih banyak di ekonomi,” ucapnya.

Dia menyampaikan, Jokowi ingin merombaka menteri di bidang ekonomi agar ekonomi Indonesia terjadi perubahan ke arah yang lebih baik. (sh/rmolsulsel/cnnindonesia)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*