London, LiputanIslam.com—Pemimpin Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn, mengatakan bahwa Inggris memerlukan gelaran pemilu kedua sebelum jatuh ke dalam “masa ketidakstabilan terbesar.”

Berbicara kepada kantor berita BBC pada Minggu (11/6/17), Corbyn menyatakan partai oposisinya sudah siap untuk berkampanye lagi di pemilu kedua.

“Sangat mungkin akan ada pemilu lagi, mungkin di tahun ini atau tahun depan,” ujarnya. “Dan itu mungkin akan menjadi hal yang baik karena kita tidak bisa bersandar pada partai yang tidak stabil.”

Pernyataannya ini disampaikan setelah berakhirnya snap election pada Kamis lalu, di mana Partai Buruh tanpa diduga meraup suara tinggi di parlemen dan berhasil mencegah Partai Konservatif Theresa May meraih suara mayoritas.

Meski Partai Buruh masih termasuk partai minoritas, Corbyn meminta Perdana Menteri Theresa May mundur dari jabatannya dan memuluskan jalannya untuk memimpin Inggris untuk keluar dari Uni Eropa.

Pada hari Minggu lalu, Corbyn juga mengomentari pemerintah May sebagai pemerintah yang “kacau.” Ia menilai, hasil pemilu kemarin menunjukkan kepopuleran Partai Buruh dibandingkan pemerintah May. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL