Washington, LiputanIslam.com—Mantan menlu AS Hillary Clinton mengkritik kebijakan Presiden Donald Trump dalam menghalangi perjanjian nuklir Iran yang menurutnya membuat Amerika terlihat “bodoh dan kecil.”

Pada Jumat lalu, Trump memperlihatkan strategi barunya melawan Tehran dengan menolak meresmikan perjanjian nuklir bernama Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) antara Iran dan 6 kekuatan besar dunia.

Clinton, yang diwawancarai oleh Fareed Zakaria dari CNN pada Minggu (15/10/17) menilai langkah itu membuat Iran memiliki kontrol tertinggi, karena tidak ada bukti bahwa pemerintah Tehran tidak patuh kepada perjanjian tersebut.

“Jika Iran patuh, di mana memang semua bukti mengarah ke situ, lalu tiba-tiba bukannya kita mengisolasi Iran dalam setiap isu, kita malah membuat Iran terlihat seperti pihak yang menjadi korban,” kata Clinton.

“Itu membuat kita terlihat bodoh dan kecil dan bermain di tangan Iran,” tambahnya.

Selanjutnya, Clinton menyebut keputusan Trump  itu “masalah besar” dan bagian dari pola impulsif yang membuat Washington terlihat tidak bisa diandalkan. Ia menilai, keluar dari perjanjian multinasional akan membuat AS kesulitan menegosiasikan perundingan dengan negara lain di masa mendatang. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL