Washington, LiputanIslam.com–Mantan menlu AS Hillary Clinton mengkritisi rencana Presiden Donald Trump dalam memotong kucuran dana untuk badan-badan internasional.

“Itu seharusnya menjadi sebuah peringatan untuk kita,”kata Clinton dalam pidatonya di Universitas Georgetown , Jumat (31/03/2017).

“Pemotongan dana pemerintah untuk kesehatan, pembangunan dan diplomasi internasional akan menjadi pukulan besar untuk perempuan dan anak-anak… itu adalah kesalahan terbesar bagi negara kita,” katanya.

Dari laporan yang dirilis awal bulan Maret, Trump berencana memotong dana kontribusi untuk PBB dan belasan badan yang berafiliasi dengannya.

Selain itu, sang presiden juga disebutkan akan memotong anggaran $54 milyar untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan di dalam negeri untuk menutupi dana untuk militer.

Clinton, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri di pemerintahan Barack Obama, memperingatkan bahwa pemotongan tersebut hanya akan membuat Amerika semakin tidak aman dan melemahkan kedudukannya di dunia.

Trump juga dilaporkan memotong dana ke berbagai departemen negara untuk membiayai pembangunan dinding Meksiko. Dalam kampanyenya tahun lalu, Trump bersumpah bahwa Meksiko akan membayar dinding yang menutupi jalan para imigran ilegal ke AS. Namun pemerintah Meksiko telah menolak klaim tersebut.

Partai Demokrat dan Republik telah menolak rencana pemotongan dana ini, yang membuat Trump akan kesusahan untuk memenangi persetujuan Kongres. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL