kapal perang cinaBeijing, LiputanIslam.com — Cina menuduh AS tengah melakukan ancaman untuk membuat kekacauan di Laut Cina Selatan dan mendesak AS untuk ‘menahan diri dari tindakan-tindakan dan pernyataan-pernyataan provokatif’.

“Jika kekuatan utama ekonomi dunia dirubah menjadi kacau, apakah itu adalah kepentingan AS?” Kata Jubir Kemenlu Cina Hua Chunying kepada wartawan, Kamis (28/5), seperti dilaporkan Press TV.

Hua menuduh AS telah mendorong sekutu-sekutunya di kawasan untuk menantang Cina dalam masalah perselisihan wilayah di Laut Cina Selatan.

“Sejumlah negara tetap mencoba membuat masalah di Laut Cina Selatan demi kepentingan sendiri dengan memprovokasi kedaulatan wilayah Cina serta hak-hak dan kepentingan maritim Cina. Di sisi lain ada sekelompok orang yang mendorong-dorong mereka melakukan hal itu,” tambahnya merujuk pada AS.

AS dan negara-negara sekutunya di kawasan menuduh Cina telah melakukan reklamasi besar-besaran beberapa pulau di Kepulauan Spratley yang dipersengketakan di kawasan Laut Cina Selatan.

AS menyatakan tidak mengakui wilayah Cina yang diklaimnya di kawasan tersebut dan bersikukuh akan tetap melakukan patroli dan pengamatan militer di kawasan itu. Minggu lalu, sebuah insiden nyaris membuat sebuah kapal patroli AS terlibat bentrokan dengan kapal perang Cina di kawasan itu.

Hari Rabu (27/5) sebuah pesawat pengintai AS melintasi Pulau Fiery Cross Reef yang tengah direklamasi oleh Cina untuk membuat landasan udara dan sejumlah fasilitas pertahanan, nyaris menimbulkan kontak fisik dengan militer Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL